Bagi para penggemar film horor-superhero, nama tentu sudah tidak asing. Pada tahun 2005, kita dikejutkan dengan film Constantine yang dibintangi oleh Keanu Reeves. Meskipun sempat dianggap berbeda dari versi komiknya (Hellblazer), film ini mendapatkan cult following yang luar biasa.

Film Constantine (2005) berakhir dengan John Constantine yang mengorbankan dirinya untuk mengirim Mammon kembali ke neraka. Ia berhenti merokok (setelah sekarat dan masuk sebentar ke neraka), dan hubungannya dengan Gabriel serta Isabel dodging berakhir.

Keanu Reeves akan kembali mengenakan jubah hitam ikoniknya sebagai John Constantine. Bagi para penggemar film horor supranatural di Indonesia, pencarian kata kunci sudah mulai melonjak seiring dengan kejelasan proyek sekuel ini.

Stormare mengungkapkan bahwa aktor tersebut seringkali tidak sepenuhnya puas dengan arahan yang diberikan studio karena khawatir sekuelnya akan berubah menjadi film aksi penuh ledakan ala John Wick . Keanu Reeves, menurut Stormare, ingin mempertahankan esensi spiritual dan atmosfer suram yang membuat film pertama unik. Kekhawatiran ini menunjukkan bahwa Constantine 2 akan berusaha untuk tetap setia pada akar cerita horor supernaturalnya, bukan sekadar tontonan aksi biasa.

: Karena film ini masih dalam tahap pra-produksi dan belum memulai proses syuting, belum ada video atau link streaming resmi

Constantine 2 does not have an official release date. The project is still in development, with the script currently being written. Industry speculation suggests a release in late 2026 or 2027 is the most realistic expectation, as the film needs to fit into the broader DC Studios slate of releases, which includes other major movies in 2026 and 2027.

The sequel reunites the core creative team that made the original a fan favorite:

Film pertama berakhir dengan John Constantine yang mendapatkan kesempatan kedua untuk hidup setelah pengorbanannya diakui oleh Surga, yang membuat iblis Lucifer (Peter Stormare) geram.

Akiva Goldsman, penulis pemenang Oscar ( A Beautiful Mind ), bertanggung jawab penuh atas skenario sekuel ini.

Sutradara Francis Lawrence juga mengumumkan bahwa ia "sedang aktif mengerjakan naskah" dan tim kreatif kini berada pada posisi di mana mereka bisa secara aktif fokus pada pengembangan cerita. Proses back and forth revisi naskah ini tampaknya cukup intens, melibatkan nama besar seperti Akiva Goldsman sebagai penulis revisi terakhir.

dengan dukungan terjemahan (sub Indo) yang telah dinantikan selama hampir dua dekade. Status Produksi Terbaru (April 2026)